Melihat Law Of Attraction dari sisi Quantum Ikhlas

Halo semuanya,

Selasa malam yang lalu, saya jadi barengan tampil dengan Mas Nunu (Erbe Sentanu) membawakan “Seminar Hidup di Alam Vibrasi”. Alhamdulillah, berlangsung dengan sukses, dihadiri sekitar 80-an peserta sekalipun sebenarnya Jakarta sempat diguyur hujan dari sore.

Secara nama, saya sudah mengenal Mas Nunu semenjak memiliki buku “Piece Of Mind ” yang diterjemahkannya dan mendapat kasetnya beberapa tahun yang lalu. Tidak disangka-sangka akhirnya pada selasa kemarin diminta tampil bersama oleh Panitia Seminar. Pertemuan dengan Mas Nunu sendiri saya anggap sebagai bagian dari LoA itu sendiri, karena waktu saya membeli buku Quantum Ikhlas di Trimedia 2 bulan yang lalu, saya sempat berfikir untuk mengenalnya lebih jauh… dan bertukar pikiran mengenai LoA dari sudut pandang masing-masing… Eh gubrak, tiba-tiba 2 minggu yang lalu diminta oleh Mbak Budi untuk tampil bersama dalam satu forum.

nunu9Di mata saya acara malam itu merupakan kombinasi yang unik, dimana Mas Nunu membahas LoA dari sisi Quantum Ikhlas, dan saya membahasnya dari disiplin NLP tentunya. Dan luar biasa, dalam usia lebih dari kepala 4, Mas Nunu masih terlihat muda lho.

Bagi siapa diantara Anda yang sudah menonton Film “The Secret” biasanya digelitik oleh suatu pikiran kenapa dalam film ini ada beberapa hal yang dirasa mengganjal. Misal kenapa permintaan kita akan direspon oleh alam semesta seperti permintaan Alladin yang menggosok lampu ajaib yang selalu direspon oleh Jin di dalamnya dengan kata “Your wish is my command!”. Selain itu ganjalan lain, kok dibagian akhir disebut bahwa Tuhan sama dengan Energi, dan Tuhan berada di dalam diri kita atau kita sendiri adalah Tuhan. Beberapa hal itu akan dirasa menggelitik atau justru membuat sejumlah orang merasa risih dan sampai merasa menolak “konsep” LoA.

Saya sendiri melihat film ini lebih secara esensial, bahwa kita diingatkan untuk selalu feel happy, bersyukur dan merasa berkelimpahan. Beberapa hal yang saya anggap tidak cocok ya sudah ditinggalkan saja. Toh kita punya filter agama dan pikiran yang cukup.

Mas Nunu sendiri mengaku kerap ditanya oleh pembaca bukunya, dimana diletakkan Tuhan YME dalam film The Secret atau dalam “konsep” LoA itu? Saya setuju, bahwa LoA ‘hanyalah’ suatu istilah untuk menjelaskan adanya suatu fenomena attraction (tarik menarik) di level kuanta (quantum) di setiap benda. Dan jelas semua benda berserta perilaku dan sifat-sifatnya adalah ciptaan Beliau YME.

Di setiap benda padat, jika kita telaah lebih jauh, digunakan mikroskop elektron dan seterusnya maka akan dijumpai bahwa didalamnya adalah medan energi quanta yang memiliki vibrasi tinggi. Jauh lebih tinggi dari vibrasi benda padat manapun yang bisa kita raba. Dan sebenarnya di “kedalaman” setiap benda padat sebenarnya tersusun oleh energi quanta yang sama. Dan ternyata energi quanta ini melingkupi semua hal yang ada di alam semesta ini. Jadi di level quanta semua hal, mahluk hidup, benda di alam semesta ini berhubungan satu sama lain. Inilah kenapa suatu vibrasi akan menyebabkan vibrasi di tempat lain, atau dengan kata lain terjadi resonansi. Ini adalah ilmu pengetahuan, demikian ditegaskan oleh Mas Nunu.

Mendengar ulasan dari Mas Nunu, mengingatkan waktu tahun 2005 saya melihat film “What The Bleep Do We Know“. Film mengenai fisika kuantum yang dibuat dengan cara kontemporer, sehingga orang awam mudah mengerti. Film itu secara jelas memvisualisasikan hal yang dijelaskan oleh Mas Nunu dengan ilmu Fisika Kuantumnya itu.

Dengan cepat pula segera terlintas artikel Alam Semesta Sebagai Hologram yang pernah saya muat di blog ini. Sejajar, mirip, berhubungan. Sifat kuanta yang berhubungan satu sama lain, dijelaskan oleh Pribram sebagai sifat holografis, suatu hal berada di setiap hal secara bersama-sama.

Secara ringkas, saya bisa mengatakan bahwa Mas Nunu dengan Quantum Ikhlasnya bisa menjawab secara mendasar kegelisahan kita yang beragama dalam melihat fenomena The Secret atau mekanisme LoA ini. Selamat ya Mas Nunu, suatu pencapaian yang luar biasa.

LoA dalam Perspektif NLP

Perspektif NLP yang saya usung seperti biasanya berangkat dari suatu premis, jika ada orang lain atau diri kita sendiri bisa melakukan suatu hal, maka hal itu seharusnya bisa dimodel untuk direplikasi.

Jika kita pernah mengalami persitiwa yang kita anggap kebetulan, seperti sedang melamunkan sesuatu, eh kok terjadi. Sedang membayangkan seseorang, eh dia menelepon. Sedang menginginkan sesuatu, eh ada teman yang nawarin. Fenomena seperti itu begitu sering terjadi dan dinafikkan oleh sebagian besar manusia sebagai suatu yang bukan kebetulan. Dalam istilah LoA disebut sebagai Indeliberate Intention. Nah pertanyaannya adalah, bagaimana caranya itu direplikasi, dijadikan deliberate intention?

Bagaimana caranya jika kita sedang menginginkan sesuatu, supaya sesuatu itu bisa “di-attract” dengan sengaja. Jika kita merindukan seseorang, maka orang itu bisa “di-attract” untuk menelepon kita dan seterusnya. Inilah semangat NLP. Kata sepupu ABG saya, ihhhh NLP bangets!

Nah, salah satu trainer LoA yang terkenal dimana saya belajar adalah Michael Losier (www.lawofattractionbook.com). Ia adalah trainer LoA yang menggunakan NLP. Klop! Jadi apa hubungan NLP dan LoA? NLP sebagai ilmu modelling, membantu kita mempelajari LoA agar bisa dimodel sehingga cocok dan works untuk kita. Asyik deh…

Pertanyaan terakhir :

Jika sukses bisa dicapai melalui dua cara, cara mudah dan cara sulit…, Anda memilih yang mana?

16 Users Responded in " Melihat Law Of Attraction dari sisi Quantum Ikhlas "

avatar
Henny Budi said,  

Alhamdulillah ya mas, acaranya bisa berjalan dengan baik dan sukses

avatar
Ronny FR said,  

Ya Mbak Henny Budi,
Tentunya juga berkat usaha dan upaya Mbak Budi ..

Sukses selalu

avatar
adjie said,  

Makin banyak membaca tulisan Mas Ronny, saya makin terkagum-kagum oiii…. matur nuwun Mas. aku ingin serap dulu infonya, baru setelah itu tanya-tanya

sukses untuk semua

avatar
Ronny FR said,  

Masa Adjie,
Memang, saya juga terkagum-kagum dengan bagaimana Tuhan menciptakan semua ini secara beraturan dan luar biasa.
Tinggal kita yang ikhtiar untuk memanfaatkan apa yang sudah Tuhan sediakan bagi kita…

avatar
Yusf said,  

Hmm… Gimana caranya..??

avatar

SubhanAllah, Ia create segala sesuatunya berdasarkan SUATU SISTEM YANG RAPI DAN TERINTEGRASI, bukankah Ia pernah berujar, AKU BERDASARKAN PERSANGKAAN HAMBA-KU, MAKA BERSANGKALAH DENGAN-KU. So, yang Mas Nunu dan Mas Ronny kasih tau ke kita itu adalah sebuah PENEGASAN dan BUKTI dari keagungan-Nya. Always feel happy with Him and semoga terus bisa mencahayai banyak orang. Amin

avatar
Ronny FR said,  

Mas Yusf abd Mas Hafidz, thanks kunjungannya.

Untuk Mas yusf, caranya bisa dibaca di artikel terkait.

Untuk Mas hafidz, saya setuju sekali

avatar
Made Sariada said,  

Just want to say “God bless you all”

avatar
Ronny F R said,  

Thanks Pak Made,

Namaste

avatar
Fadhil Z.A said,  

Ass wr wb

Salam kenal mas Rony

Pertanyaan yang menggelitik adalah ” Dimana posisi Tuhan YME dalam LOA? ” Saya cukup lama menggunakan hukum ketertarikan ini sepanjang hidup saya. Hukum ketertarikan adalah sunnatullah, hukum alam sama sepertihukum gravitasi.

Sayang penulis LOA hanya menggunakan nya untuk kesuksesan dunia mereka akan bertemu dengan s.Al Israak ayat 18, yang mengatakan siapa yang ingin dunia akan diberi dunia saja , diakhirat …..masuk jahannam. Hati hatilah LOA berlaku sepanjang zaman didunia dan akhirat. Ayat Qur’an banyak sekali yang mendukung teori LOA ini .

Kalau mas ada kesempatan saya ingin sekali mendiskusikan masalah ini dengan mas atau teman lainnya . Bagi rekan yang ingin tahu hubungan LOA dengan Qur’an silahkan mampir ketempat saya

wasalamualikum wr wb

avatar
Ronny F R said,  

Wa’alaikum salam Mas Fadzil,
Salam kenal kembali, thanks atas kunjungannya…

Saya sudah mengunjungi blog Anda dan saya sangat respek atas 3 prinsip hidup Anda. Blog Anda juga menarik!

Mengenai pertanyaan Anda, sebenarnya semua sudah terjawab dalam tulisan saya yang lain. Semua di alam semesta / galaksi in iterjadi karena atas ijin Beliau Tuhan YME / Alloh SWT.

Demikian Mas Fadzil

Semoga kita selalu dalam ampunan Beliau YM Pengampun.
Amien

avatar
wandhyj said,  

Assalamu ‘alaikum wr. wb
subhanallah, ilmu Allah memang luas dan mendalam sehingga saya tidak dapat melihat dan menjangkau ujung atau pun kedalamannya.
sungguh luar biasa.

budayakan membaca,terutama membaca al-qur’an.
wassalam

avatar
Ronny FR said,  

Mas Wandhyj,

Salam kenal dan terima kasih atas masukannya…

Ronny

avatar
joki said,  

aq jd binung…..
nah…. ya khan, diliat dr tulizan na ja dah bikin binung oyang….
ahhhhh… bikin bingnung orang maksud na.

dimana letak doa kita, dimana letak ALLAH SWT, kita arahkan kemana doa kita (keinginan” kita)

tolong jelazin mas yach….

maz ganteng deh….
n kliatan msh muda jg kok…

avatar
Ronny F R said,  

Hai Joki

Salam kenal, thanks atas kunjungannya…

Mengenai pertanyaan Anda, sebenarnya perntanyaan Anda dapat terjawab dalam tulisan di atas dan di tulisan saya yang lain.
Buka hati, baca dengan sabar, buang prasangka…

Semua di alam semesta / galaksi ini terjadi karena atas ijin Beliau Tuhan YME / Alloh SWT.

Semua do’a diarahkan ke Tuhan Yang Maha Pencipta.

LOA adalah masalah replikasi hukum tarik-menarik, bukan persoalan meminta seperti kata The Secret…

avatar
Liza Livana said,  

Assalamualaikum Pak Ronny,

Sy penasaran dgn film “what bleep do we know” dmn ya pak sy bs mndptkan kaset/dvdnya? Krn sy sudah coba cari2 tp ga ada di toko.

Anyway, sy salah satu penggemar pak ronny nih. Sayang sy tdk aktif lg dimilis lingkar Loa (krn lupa pswd imelnya hehe..) Jd sy ketinggalan info2 acara lingkar Loa nih.

Sukses terus ya pak! Ditunggu tulisan2 lainnya. =)

Wasalam

Leave A Reply Here

  Username [*]

  Email Address [*]

  Website

Subscribes to this post comments updates

Please Note: Your comment will be under moderation. Don't resubmit please. Thank you.

sexo